Kamis, 17 September 2009

Napak tilas para Pelancong dunia di Buitenzorg

Pada tahun 1860 - 1930 Bogor yang dikenal dengan Buitenzorg merupakan kota terindah di jawa yang ramai dikunjungi oleh orang-orang Eropa bahkan dunia, para pendatang tersebut datang ke bogor memiliki tujuan yang berbeda, baik itu dalam rangka penelitian ataupun sengaja datang untuk sekedar berwisata menikmati keindahan dan kenyamanan kota Buitenzorg dengan kesejukan udara dan curah hujan yang tinggi. Saat itu Buitenzorg terkenal dengan julukan kota yang memiliki udara tersehat di dunia.

Para pelancong Eropa bahkan dunia ini merasakan begitu istimewanya Buitenzorg yang menjadi tujuan utama pelancong datang ketanah jawa, sampai beberapa pelancong menuliskan kesan mereka ketika datang ke kota ini dalam sebuah buku perjalanan mereka selama di Buitenzorg.

Kedatangan para pelancong biasanya datang dari Batavia, mereka menuju Buitenzorg dengan menggunakan kereta api Batavia- Buitenzorg. Rata-rata mereka memilih Kereta api kelas utama yang kenyamananya mengalahkan kereta api cepat di Inggris . Setibanya di stasiun Biutenzorg mereka terkejut sekali melihat stasiun Buitenzorg yang sangat nyaman, luas, dan terang benderang.

Keluar dari Stasiun kereta api mereka disambut oleh petugas hotel Belle vue di depan stasiun, dia memberitahukan bahwa kamar telah disiapkan dan kendaraan berupa delman menunggu dan siap mengantarkan bagi mereka yang sudah memesan.

Diluar Stasiun langsung tampak taman Wihelmina park yang indah dan tertata, menengok kearah kakan terdapat lorong jalan yang dinaungi pepohonan itulah Stastionweg, berjalan sekitar 5 menit ke arah kiri menyusuri Bantammerweg terdapat Hotel Du chemin de fer yang dimiliki oleh Netherhlansch-Indische Escomploto Maatschappij. Di ujung jalan langsung terlihat samar-samar Netherlands Plantetuin te Buitenzorg. Di sebelah kanan terdapat bungalow megah bercat putih.

Lurus dari Bantammerweg ke arah jalan Grooteweg tampak Paleis Buitenzorg yang luas nan megah di bangun oleh Gubernur Jenderal Baron Van imhoff pada tahun 1745 dengan gaya klasik yang di pengaruhi Arsitektur Belanda. Pada perkembangannya dijadikan sebagai tempat kediaman resmi para Gubernur Jenderal Belanda.

Lima menit berjalan menyusuri Grooteweg sampailah di sebuah lapangan terbuka, kemudian belok kekanan, langsung memasuki halaman Hotel Belle vue yang sangat terkenal dengan kamar pegunungannya karna memberikan keindahan dan kesatuan pemandangan antara aliran sungai Tjisadane dengan gunung salak, pemandangan ini dapat dilihat dari jendela balkon bekang disetiap kamar hotel. Banyak para pelancong dunia beristirahat dan bermalam di hotel ini, selain suasana dan pemandangan lembah gunung salak yang indah, Fasilitas dan kenyamanan yang diberikan sangat memuaskan, Itulah keunggulan hotel belle vue sehingga menjadi tempat favorit para pelancong yang datang ke Buitenzorg.

Perjalanan berikutnya pelancong mungunjungi Netherlands Plantetuin te Buitenzorg yang berdiri berada di sebuah sudut dari rumah peristirahatan Gubernur Jendral berdiri sejak tahun 1817 oleh Profesor Reindwart, dibuat seperti model Kew Garden di Ingris. Tempat dimana terdapat taman botani terkenal di dunia sambil di pandu Dr.Treub sang kurator. Netherlands Plantetuin te Buitenzorg merupakan kebun tropis yang di buat oleh kolonial Belanda, berbagai fasilitas seperti herbarium, museum, perpustakaan, zoology, termasuk museum kehutanan dan studio photoincographical terdapat di kawasan ini. Dengan keberadan tempat- tempat penelitian, Buitenzorg pernah di juluki kota penelitian nomer satu di dunia.

Di area Netherlands Plantetuin te Buitenzorg terdapat taman Teysmann dimana tanaman ini di ambil dari nama J.E. Teysmann seorang ahli tanam dari eropa, terdapat kuburan belanda dan monumen Olivia Mariamne , beliau isteri dari Sir Thomas Stamford Raffles . pada kuburan tersebut terdapat catatan “ Sacred to the memory of Olivia Mariamne, wife of Thomas Stamford Raffles, Lieutenant-Governor of java and its dependencies, who died at Buitenzorg on the 26th of November 1814”.

Selanjutnya pelancong mengunjungi kawasan pecinan di jalan Handlestrart di mana kawasan ini merupakan pasar yang menjual beraneka buah , sayuran, makanan dan peralatan kebutuhan rumah tangga . dari pecinan mereka melanjutkan perjalanannya ke arah batu tulis, sindang laya, tajur, ciawi sampai ke arah puncak Pass dengan menggunakan kuda . begitulah mereka para pelancong yang datang ke Buitenzorg bercerita dan menuliskan perjalananya.

Jika anda tertarik dan ingin merasakan perjalanan seperti para pelancong dunia di Buitenzorg, kami UNITE sebagai pelaksana Program Bogor Haritage Tour bekerjasama dengan Kampoeng Bogor menyajikan Paket perjalanan “ Napak tilas para pelancong dunia di Buitenzorg “ di kemas dalam satu hari perjalanan yang menarik dan berkesan mengunjungi tempat-tempat bersejarah dengan berbagai cerita didalamnya.

Paket perjalanan:

Mengunjungi: Station, Post en Telegraph Kantoor (Stasiun Bogor), Hotel du Cemin de Feer (Kantor Kepolisian Wilayah Bogor), White Bungalow (Katedral),Paleis Buitenzorg (Istana Bogor) ‘Sland Platentuin (Kebun Raya Bogor), Chinese Temple (Vihara Dhanagun)

Melintasi: Wihelmina Park (Plaza Kapten Muslihat), Prot Kerk (Zebout), rumah Capitan China. Handlestraat (Jl. Suryakencana Kawasan Pecinan), kantor Asisten Resident ( Bakorwil),hotel Binnenhoff (hotel salak),kantor Burgemeester ( Balai kota).

Jalur perjalanan dari mulai stasiun Bogor jl Capten muslihat – Jl. Ir Djuanda - jl. Surya kencana – jl. Roda – jl Otista – jl. Pajajaran – jl. jalak harupat- selesai sampai kembali ke stasiun Bogor.

Fasilitas :
• 1 paket teh pagi dan Roti unyil
• 1 paket makan siang (Sangu Tutug Oncom)
• 1 paket Bir Kocok

Sudah termasuk:
• Transportasi Delman
• Tiket masuk Kebun Raya Bogor
• T-shirt
• Katalog
• Buku ( Buitenzorg kota Terindah di Jawa)
• Oleh-oleh khas Bogor

Catatan :
- Peserta minimal 6 orang per paket Napak Tilas.
- Mengunjungi Istana Bogor berlaku untuk hari kerja dari Senin – Kamis.
- Untuk 1 hari perjalanan dari jam 06.30 – 14.00 WIB

Untuk Reservasi dan informasi lebih jelas Anda dapat menghubungi:

Syahrina Zulfa (Arin) 0251-9333103
Mara Rivo Alamsyah Siregar 085693166499

Tidak ada komentar:

Posting Komentar